Minggu, 07 Juli 2019

Dikabarkan Hubungan Dengan Verrel Bramasta 'Kandas', Ini Jawaban Natasha Wilona

Sumber: google.com
Pesinetron cantic Natasha Wilona secara malu-malu mengakui hubungannya dengan Verrel Bramasta telah kandas di tengah jalan.

Hal itu diakuinya saat ditemui dalam acara syukuran film 'Aku Tahu Kapan Kamu Mati' di Metropolitan Mall Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/7).

"Iya (putus). Malu bicaranya," kata Natasha Wilona dengan nada yang cukup malu-malu.

Kendati sudah tak bersama, pasangan yang dipertemukan dalam sebuah sinetron Siapa Takut Jatuh Cinta tersebut mengatakan tetap berkomunikasi  baik dengan Verrel.

"Komunikasi dan silaturahmi (sama Verrel) masih lancar. Selama ini masih baik-baik saja," jelas Natasha Wilona.

Pasca putus dari Verrel, Natasha Wilona masih ingin menikmati kesendiriannya dalam berkarya.

"Cari pengganti? Emang ban. Aku berteman dengan semuanya kok," tandasnya.



Sumber: akurat.co

Lagi Hamil Muda, Wanita Asal Cianjur Gagal Berangkat Haji

Sumber: google.com
Neng Sarah Asep (25), yang merupakan Jemaah Calon Haji (Calhaj) asal Kabupaten Cianjur terpaksa gagal berangkat Haji. Hal itu disebabkan karena Neng Sarah tidak lolos saat tes kesehatan di Embarkasi Jakarta-Bekasi, Jalan Kemakmuran, Margajaya, Bekasi Timur.

Ketua Panitia Bidang Haji PPIH Jawa Barat, Yani Dwiyuli Setiani mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan kesehatan, Neng Sarah sedang dalam masa mengandung sebelas minggu. Kondisi itu dinilai tidak aman.

"Dari keputusan bersama Menteri Agama dan Menteri Kesehatan menentukan batas usia kehamilan yang aman itu usia antara 14 pekan hingga 26 pekan. Di bawah angka itu ataupun melewati angka itu tidak diizinkan untuk berangkat Ibadah Haji," terang Yani, Senin (8/7).

Menurutnya, ketika diberikan penjelasan jika tidak bisa diberangkatkan. Namun Neng Sarah tetap bersikeras untuk tetap menjalankan ke tanah suci.

"Beliau menangis, cuma kita berikan penjelasan secara perlahan. Sebab jika dipaksakan maka berpotensi keguguran," lanjutnya.

Kemudian, Neng Sarah dijemput oleh suaminya untuk segera kembali ke Cianjur, Jawa Barat. PPIH Jawa Barat memastikan, Neng Sarah akan segera diberangkatkan pada tahun selanjutnya.



Sumber: akurat.co

BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Gempa Magnitudo 7,0 di Ternate

Sumber: google.com
BMKG telah mencabut status tsunami akibat gempa yang terjadi di Maluku Utara dan sekitarnya.

“#Peringatan dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa mag:7.0, tanggal: 07-Jul-19 22:08:42 WIB, dinyatakan telah berakhir#BMKG,”tulis akun BMKG di Twitter pada Minggu (7/7/2019).

Berdasarkan Informasi dari BMKG, gempa bumi terjadi pada pukul 22.08 WIB. Pusat gempa berada di laut dengan koordinat 0,50 LU-126,17 BT atau 136 kilometer arah barat daya Ternate.

Sebelumnya, Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Taufan Maulana telah mengimbau warga di Maluku Utara untuk menghindari pantai, setelah terjadi gempa bumi di wilayah tersebut pada Minggu malam.

"Kami imbau masyarakat tetap tenang namun waspada, sementara hindari daerah pantai," kata Taufan.

Dia membenarkan telah terjadi gempa bumi di wilayah Ternate, Maluku Utara, dengan kekuatan 7,1 dan hingga saat ini BMKG terus melakukan upaya pemantauan.

Menurut dia, Pusat Gempa Nasional BMKG sedang melakukan pantauan terhadap kenaikan terkait adanya potensi lebih lanjut.

"Tentunya kami segera mungkin berikan pembaharuan informasi terkait gempa di Ternate, Maluku Utara," ujarnya.



Sumber: akurat.co

BMKG: Waspada Tsunami, Hindari Daerah Pantai

Sumber: google.com
Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Taufan Maulana mengimbau kepada warga di wilayah Maluku Utara agar menghindari pantai, setelah terjadi gempa bumi di wilayah tersebut pada Minggu malam.

"Kami imbau masyarakat tetap tenang namun waspada, sementara hindari daerah pantai," kata Taufan saat memberikan pernyataan di Jakarta, Minggu (7/7/2019) malam.

Dia membenarkan kalau telah terjadi gempa bumi di wilayah Ternate, Maluku Utara, dengan kekuatan 7,1 dan hingga saat ini BMKG terus melakukan upaya pemantauan.

Menurut dia, Pusat Gempa Nasional BMKG sedang melakukan upaya pantauan terhadap kenaikan terkait adanya potensi lebih lanjut.

"Tentunya kami segera mungkin berikan pembaharuan informasi terkait gempa di Ternate, Maluku Utara," ujarnya.

Menurut dia, BMKG terus melakukan koordinasi dengan BMKG di daerah, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan akan diinformasikan segera aktivitas yang signifikan dampak gempa di Maluku Utara tersebut.




Sumber: akurat.com

Rabu, 20 Februari 2019

Narkotika Sudah Diamankan, Puluhan Anak Bangsa Kini Terselamatkan

Sumber: Google

Personel Ditnarkoba Polda Sumatera Utara telah menggagalkan upaya peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 55 kg dan 10.000 butir pil ekstasi dari Provinsi Aceh yang akan dipasarkan di Provinsi Sumut, khususnya Kota Medan.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto dalam pemaparannya di Mapolda, Rabu (20/2/2019), mengatakan, pihak kepolisian juga telah mengamankan tersangka inisial HY yang membawa narkotika itu.

Penangkapan narkoba tersebut, menurut dia, sudah berdasarkan informasi masyarakat bahwa ada bus simpati "Star" melintas di jalan lintas Medan-Banda Aceh, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumut, Selasa (19/2).

Kemudian, petugas menghentikan bus tersebut, dan segara melakukan penggeledahan. Ternyata ditemukan tiga buah tas jinjing berisikan 40 bungkus teh China warna hijau dan kuning keemasan bertuliskan "Guan Yin Yang" berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 40 kg.

Dua bungkus plastik putih tembus pandang berisikan 10 ribu pil ekstasi logo ikan warna orange. Dan terdapat satu buah koper yang di dalamnya ada sabu-sabu seberat 10 kg. Satu tas ransel berisi 5 kg sabu-sabu dan satu unit handphone.
  
"Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Ditnarkoba Polda Sumut untuk diproses lebih lanjut," ujar Irjen Pol Agus.

Ia mengatakan, dengan sudah mengamankannya narkotika golongan I jenis sabu-sabu tersebut berarti dapat menyelamatkan anak bangsa 550.000 orang, dengan asumsi satu gram sabu-sabu untuk 10 orang pengguna.

Narkotika golongan I jenis pil ektasi tersebut, dapat menyelamatkan anak bangsa 10.000 orang, dengan asumsi satu butir pil ekstasi untuk satu orang pengguna.

"Tersangka itu disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, seumur hidup, hukuman paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun penjara," kata Kapolda Sumut, Medan .

Aksi Kocak Dari Arif Budimantan, Parody Kipas Angin Sampai Menjadi Fogging

Sumber: akurar.co

Salah satu selebgram yang sedang ramai-ramainya dibicarakan oleh warganet. Arif Budimantan, pria gondrong yang punya followers 31 ribu di akun Instagramnya ini suka bikin aksi yang  dapat mengocok perut siapa saja yang melihatnya.

Berbekal kenekatan dan kekonyolannya, pria tersebut yang biasa dipanggil Bebet ini pernah menjadi 'cosplay' sebagai kipas angin sampai jadi mesin fogging. Penasaran bagaimana aksinya? Berikut 3 videonya yang AKURAT.CO lansir dari akun Instagramnya, Rabu (20/2).

1. Jadi Kipas Angin


2. Jadi Pengharum Ruangan



3. Jadi Mesin Fogging


Ada-ada saja yaa tingkah para selebgram..

Beberapa Manfaat Dari Penggunaan Lampu Tabung LED

Sumber: akurat.co
Saat ini kebanyakan orang lebih tertarik untuk menggunakan lampu tabung LED daripada bohlam LED karena lebih efisien, lampu tabung LEDmenghemat energi hingga 50 persen dibandingkan sistem pijar (fluorescent) konvensional.

Lampu tabung LED juga memiliki ketahanan masa pakai lebih dari 15 ribu jam. Selain itu, kualitas pencahayaan lampu tabung LED sangat mirip dengan sinar matahari alami. Pencahayaan yang tepat dapat memiliki efek yang luar biasa untuk meningkatkan fokus dan produktivitas, memberikan penerangan sempurna untuk aplikasi komersil di kantor, lahan parkir, garasi, supermarket dan masih banyak lainnya.

Berikut ini adalah beberapa manfaat kenapa lampu tabung LEDPhilips memilik efek yang bisa membuat aman dan memudahkan penggunanya.

1. Lampu tabung Philips LED memiliki fitur InstantFit yang bekerja dengan pengimbang (ballanst) elektronik berfrekuensi tinggi, sehingga mudah dan aman untuk semua metode pemasangan. Cukup memasukkan tabung ke dalam fitting yang sudah ada.

2. Philips memungkinkan pemasang lampu profesional untuk menyentuh tutup ujung yang lain dengan aman saat memasang tabung. Driver yang terintegrasi juga terisolir dengan aman dari bagian yang dapat dipegang.

3. Lampu tabung Philips LED  telah mematuhi semua persyaratan keselamatan pin UL1 dan IEC2.

4. Lampu tabung Philips LED memiliki tutup ujung yang dapat diputar yang memungkinkan pemasang untuk memutar tabung hingga 90 derajat. Ini akan memungkinkan pemasang untuk mengarahkan lampu agar mendapatkan efek terbaik buat pemakai.